Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

Pengantar Telematika

                  A. Definisi Telematika
Telematika merupakan adopsi dari bahasa Prancis yang sebenarnya adalah “TELEMATIQUE” yang kurang lebih dapat diartikan sebagai bertemunya sistem jaringan komunikasi dengan teknologi informasi.
Para praktisi mengatakan bahwa TELEMATICS merupakan perpaduan dari dua kata yaitu dari “TELECOMMUNICATION and INFORMATICS” yang merupakan perpaduan konsep Computing and Communication. Istilah telematika juga dikenal sebagai “the new hybrid technology” karena lahir dari perkembangan teknologi digital. Dalam wikipedia disebutkan bahwa Telematics juga sering disebut dengan ICT (Information and Communications Technology)
      B. Perkembangan Telematika
      Perkembangan telematika saat ini telah mengalami kemajuan yang sangat pesat. Pada segi hardware, telah banyak bermuculan produk-produk IT muktahir yang lebih kecil, cepat dan efisien dengan format-format unik yang berbeda. Misalnya teknologi perakitan prosessor yang sudah bias memfrabikasi hingga ukuran 40nm, telepon selular dengan koneksi wifi, notebook dengan ukuran lebih kecil sehingga memudahkan keleluasaan mobilitas bagi penggunanya serta yang tidak kalah penting adalh tersedia akses hotspot dimana-mana sehingga hamper setiap orang dapat mengaksesnya.
      C. Trend Ke Depan Telematika
Trend telematika di Indonesia pada umunya akan berkembang dengan pesat dengan seiring berkembangnya teknologi informasi. Masyarakat saat ini tidak harus bersusah payah untuk menghubungi kerabat, teman atau keluarga mereka atau hanya sekedar mencari informasi. Mereka sudah bisa mendapatkan informasi melalui fasilitas telepon, internet dan dapat melihatnya melalui televisi. Trend tersebut akan berkembang lebih pesat lagi bila diiringi dengan sumber daya yang mumpuni.

Pada prinsipnya berbagai jenis usaha di dunia telematika dapat di pilah-pilah menjadi berbagai usaha yang sifatnya modular tidak terlalu tergantung satu dengan lainnya. Beberapa servis seperti NIC servis & CA/RA/PKI servis memang merupakan servis pendukung yang sifatnya tidak terlalu profit-oriented, akan tetapi tidak bisa di pisahkan dari usaha yang didukungnya


Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) juga tidak akan kalah dengan perkembangan TIK saat ini. Perangkat komputasi berskala terabyte, penggunaan multicore processor, penggunaan memory dengan multi slot serta peningkatan kapasitas harddisk multi terabyte akan banyak bermunculan dengan harga yang masuk akal. Komputasi berskala terabyte ini juga didukung dengan akses wireless dan wireline dengan akses bandwidth yang mencapai terabyte juga. Hal ini berakibat menumbuhkan faktor baru dari perkembangan teknologi. Antarmuka pun sudah semakin bersahabat, lihat saja software Microsoft, desktop UBuntu, GoogleApps, YahooApps Live semua berlomba menampilkan antarmuka yang terbaik dan lebih bersahabat dengan kecepatan akses yang semakin tinggi. Hal ini ditunjang oleh search engine yang semakin cepat mengumpulkan informasi yang dibutuhkan oleh penggunannya

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Penulisan Rujukan

Sebuah jaringan komputer dibuat dengan maksud agar setiap komputer dapat saling terhubung dengan komputer lainnya untuk dapat saling bertukar sumber daya yang masing-masing dimiliki. Akan tetapi, dengan semakin mudahnya interaksi antar komputer membuat kasus penyalahgunaan informasi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab semakin marak terjadi. Untuk mengantisipasi penyalahgunaan informasi tersebut maka diperlukan sebuah sistem keamanan jaringan.

Berkaitan dengan sistem keamanan komputer jaringan, maka dikenal pula istilah Kriptografi.  Kriptografi adalah ilmu dan seni untuk menjaga keamaan pesan atau data. Kehidupan kita saat ini dilingkupi oleh kriptografi. Mulai dari transaksi di mesin ATM, transaksi di di bank, transaksi dengan kartu keredit, mengunakan kartu cerdas, percakapan memalui telepon genggam, e-commerce melalui intenet, sampai mengaktifkan peluru kendali pun menggunakan kriptografi. Begitu pentingnya kriptografi untuk keamanan informasi (information security), sehingga jika berbicara mengenai masalah keamanan yang berkaitan dengan penggunaan komputer, maka orang tidak bisa memisahkannya dengan kriptografi (Munir 2006).

Sistem keamanan jaringan berfungsi untuk menghalang serangan kemanan terhadap jaringan. Menurut Naufal Irwan (2012) serangan keamanan jaringan biasanya dibagi menjadi serangan pasif dan aktif dengan penjelasan sebagai berikut: 
  1. Serangan Pasif. Sebuah serangan dimana pihak yang tidak berhak mendapatkan akses ke suatu asset dan tidak merubah isinya (misalnya menguping). Serangan pasif dapat berupa menguping atau analisis lalu lintas (kadang disebut analisisaliran lalu lintas). 
  2. Serangan Aktif. Sebuah serangan dimana pihak yang tidak berhak membuat perubahan pada sebuah pesan, data stream, atau file. Dimungkinkan untuk mendeteksi tipe serangan tapi ini mungkin tidak bisa dicegah.
Setelah mengetahui jenis serangan jaringan maka diperlukan solusi untuk mengurangi dampak resiko kerusakan yang ditimbulkan dari serangan tersebut. 
Nugroho (2009) mengatakan untuk menanggulangi dampak kerusakan serangan jaringan maka dapat dilakukan : 
  1. menggunakan access control atau melakukan pembatasan terhadap MAC address dan IP address.
  2. menggunakan tools ebtables dan arp tables untuk mengantisipasi packet injection.
  3. Menerapkan WDS (Wireless Distribution System).
  4. Penggunaan Captive Portal.

Referensi :

Munir, Rinaldi (2006).Kriptografi. Jakarta: Informatika

Naufal Irwan (2012) Keamanan Jaringan Wirelss dan Sistem keamanan jaringan Wireless http://frafantergolak.blogspot.com/2012/12/jurnal-keamanan-jaringan-komputer.html

Nugroho, MA 2009, 'Seminar Open Source Untuk Semua', Studi kasus Celah Keamanan Pada Jaringan Nirkabel Yang Menerapkan Wired Equivalent Privacy (WEP),Prosiding Seminar nasional Open source,Bandung 7 November A-8
http://www.slideshare.net/rmharahap/prosiding-oss3p2ilipi

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS



HUKUM ORANG MENINGGALKAN SHALAT

Segala pujian hanya milik Allah Ta'ala kita memuji-Nya, meminta pertolongan, memohonkan ampunan dan bertaubat kepada-Nya.Kita memohon perlindungan kepada Allah dari kejahatan jiwa-jiwa kita dan dari keburukan amalan-amalan yang telah kita perbuat.Barang siapa yang telah mendapatkan hidayah Allah, maka tak seorangpun yang dapat menyesatkan jalannya dan siapa yang telah disesatkan-Nya maka tiada seorangpun yang mampu memberikan sinar petunjuk kepadanya.
Saya bersaksi bahwasanya tiada Ilah yang berhak disembah melainkan Allah semata, tiada sekutu bagi-Nya, dan saya bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba Allah dan utusan-Nya, semoga shalawat dan salam Allah sentiasa tercurahkan kepada beliau, keluarga dan sahabat-sahabatnya dan siapa yang mengikutinya dengan baik hingga akhir zaman, amiiin.
Masalah ini termasuk salah satu masalah ilmu yang amat besar, diperdebatkan oleh para ulama pada zaman dahulu dan masa sekarang.
Imam Ahmad bin Hanbal mengatakan: “Orang yang meninggalkan shalat adalah kafir, yaitu kekafiran yang menyebabkan orang tersebut keluar dari Islam, diancam hukuman mati, jika tidak bertaubat dan tidak mengerjakan shalat.
Sementara Imam Abu Hanifah, Malik dan Syafi’i mengatakan: “Orang yang meninggalkan shalat adalah fasik dan tidak kafir”, namun, mereka berbeda pendapat mengenai hukumannya, menurut Imam Malik dan Syafi’i “diancam hukuman mati sebagai hadd”, dan menurut Imam Abu Hanifah “diancam hukuman ta’zir, bukan hukuman mati”.
Apabila masalah ini termasuk masalah yang diperselisihkan, maka yang wajib adalah dikembalikan kepada kitab Allah subhaanahu wa ta’aala dan sunnah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, karena Allah subhaanahu wa ta’aala.
Oleh karena masing-masing pihak yang berselisih pendapat, ucapannya tidak dapat dijadikan hujjah terhadap pihak lain, sebab masing-masing pihak menganggap bahwa dialah yang benar, sementara tidak ada salah satu dari kedua belah pihak yang pendapatnya lebih patut untuk diterima, maka dalam masalah tersebut wajib kembali kepada juri penentu di antara keduanya, yaitu Al Qur’an dan Sunnah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.
Kalau kita kembalikan perbedaan pendapat ini kepada Al Qur’an dan As Sunnah, maka akan kita dapatkan bahwa Al Qur’an maupun As Sunnah keduanya menunjukkan bahwa orang yang meninggalkan shalat adalah kafir, dan kufur akbar yang menyebabkan ia keluar dari islam.

Ditulis oleh:
Al faqir Ilallahi ta’ala

Muhammad bin Shaleh Al Utsaimain
(Rahimahullah)
Pada tanggal 23 Shafar 1407 H.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

BAB II


LANDASAN TEORI
2.1 Pengertian Ilmu Tajwid
            Kata tajwid berasal dari Bahasa Arab “jawwada-yujawwidu-tajwid” yang artinya membaguskan. Sedangkan menurut ilmu tajwid, tajwid adalah membaguskan bacaan huruf-huruf/kalimat-kalimat Al-Qur’an satu persatu dengan terang, teratur, perlahan dan tidak terburu-buru sesuai dengan kaidah-kaidah ilmu tajwid.
            Jadi ilmu tajwid adalah ilmu yang mempelajari cara membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar sehingga sempurna maknanya.

2.2 Hukum Mempelajari Ilmu Tajwid
            Mempelajari ilmu tajwid hukumnya adalah Fardhu Kifayah, akan tetapi mempergunakan ilmu tajwid dalam membaca Al-Qur’an adalah Fardhu’Ain.
            Al-Qur’an merupakan pedoman hidup umat Islam, mempelajarinya merupakan kewajiban yang tidak ditawar-tawar lagi. Demikian pula dengan membacanya, membaca Al-Qur’an tidak sama dengan membaca teks Arab pada umumnya, namun ada kaidah dan aturan tersendiri. Kaidah dan aturan membaca Al-Qur’an dipelajari dalam ilmu tajwid. Allah berfirman :
“Bacalah Al-Qur’an dengan tartil”.(Al-Muzzammil : 4)
            Tartil mengandung arti teratur, perlahan, membaguskan dan berusaha menghayati maknanya. Hal ini tidak dapat dilakukan tanpa mengerti dan memahami kaidah baca Al-Qur’an seperti yang dipelajari dalam ilmu tajwid. Jadi mempelajari ilmu tajwid merupakan suatu keharusan bagi setiap orang islam, sehingga ia dapat membaca Al-Qur’an dan mempelajarinya dengan baik dan benar.

2.2 Hukum Nun Mati Atau Tanwin
            Nun mati atau tanwin bila bertemu/menghadapi/diiringi dengan huruf hijaiyyah, mempunyai empat hukum yaitu :
a.      Izh-har
Izh-har menurut bahasa berarti memperjelas atau menerangkan. Sedangkan menurut istilah tajwid izh-har adalah melapalkan huruf-huruf izh-har tanpa disertai dengung. Dalam ilmu tajwid izh-har terbagi menjadi dua :
  •   Izh-har muthlaq
  •   Izh-har halqi
b.      Idghom
Idghom menurut bahasa berarti memnasukkan sesuatu ke dalam sesuatu. Sedangkan menurut istilah tajwid idghom ialah memasukkan huruf yang sukun ke dalam huruf yang berharakat, sehingga menjadi satu huruf yang bertasyid. Atau idghom adalah bunyi nun mati atau tanwin dilebur dan dimasukkan ke dalam salah satu huruf idghom.
c.       Iqlab
Iqlab menurut bahasa artinya merubah sesuatu dari bentuknya. Sedangkan menurut istilah tajwid iqlab adalah perubahan bunyi nun mati atau tanwin menjadi mim yang tersebunyi dengan disertai dengung. Hal ini, terjadi apabila ada nun mati atau tanwin dengan huruf Ba.
d.      Ikhfa
Ikhfa menurut bahasa artinya menyembunyikan. Sedangkan menurut istilah tajwid ikhfa adalah melafalkan huruf dengan menyembunyikan/menyamarkan bunyi nun mati atau tanwin, dibaca dengung (berbunyi “N”) dengan huruf yang ada dihadapannya.

2.3 Konsep Aplikasi Menggunakan Microsoft Visual Basic 2010 Express
            Aplikasi ini dirancang untuk umat islam yang ingin belajar tentang ilmu tajwid serta aplikasi ini juga ditujukan kepada para guru mengaji untuk membantu kelangsungan pengajaran ilmu tajwid yang akan disampaikan berbasis teknologi komputer. Microsoft visual basic 2010 express adalah bahasa pemrograman yang digunakan untuk perancangan Aplikasi Pengetahuan Ilmu Tajwid, dalam visual basic 2010 ini nantinya akan dirancang aplikasi yang dilengkapi dengan contoh kalimat dari hukum-hukum pada tajwid tersebut dan bagaimana cara pembacaannya.

(Sumber : Pelajaran Tajwid Praktis, Mahfan,S.Pd., 2005)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Abstrak dan Daftar Pustaka

Pengertian Abstrak

Abstrak adalah bagian yang menjelaskan pokok masalah secara singkat dalam pembahasan suatu karya ilmiah. Dalam sebuah abstrak, umumnya juga diterakan kata kunci dari karya ilmiah yang ditulis tersebut.


Tujuan Abstrak
Tujuan Abstrak adalah untuk menjelaskan secara singkat kepada pembaca tentang apa yang terdapat dalam suatu karya ilmiah. Selain itu, abstrak juga bermanfaat untuk menghindari terjadinya duplikasi dalam sebuah penelitian.


Contoh Abstrak

ABSTRAK

Penelitian ini dilaksanakan pada Kantor Pengadilan Negeri Klas IA Kendari dan Kantor Kejaksaan Negeri Kendari sebagai lembaga yang menyelesaikan perkara pidana khususnya tindak pidana korupsi.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui untuk mengetahui efektifitas penerapan pidana denda kepada pelaku tindak pidana korupsi serta untuk mengetahui faktor-faktor yang memepengaruhi penerapan pidana denda kepada pelaku tindak pidana korupsi di Pengadilan Negeri Klas IA Kendari

Tipe penelitian dalam penulisan ini adalah penelitian normatif empiris. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder dimana data primer diperoleh langsung dari lapangan melalui teknik wawancara dan data sekunder diperoleh dengan menelusuri dokumentasi, buku-buku serta literatur yang relevan dengan penelitian ini.

Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa, penerapan pidana denda kepada pelaku tindak pidana korupsi belum berjalan dengan maksimal. Hal ini dapat dilihat dari fakta hukum yang menunjukan bahwa pelaku lebih memilih melaksanakan pidana kurungan dari pada melaksnakan pidana denda. Selain itu pula pidana denda tidak mampu mengembalikan keuangan atau kerugian Negara dalam jumlah yang signifikanOleh karena itu penerapan pidana denda pada pelaku tindak pdana korupsi belum efektif digunakan sebagai alat untuk mengembalikan keuangan atau perekonomian Negara. Faktor-faktor yang mempengaruhi penerapan pidana denda adalah perangakat peraturan perundang-undangan yang belum memadai karena pidana denda masih menjadi pilihan alternatif dalam menjatuhkan pidana kepada pelaku serta tingkat pengetahuan aparat penegak hukum mengenai tindak pidana korupsi yang juga belum memadai.

Pengertian Daftar Pustaka
Daftar pustaka adalah halaman yang berisi daftar sumber-sumber referensi yang kita pakai untuk suatu tulisan ataupun karya tulis ilmiah. Daftar Pustaka biasanya berisi judul buku-buku, artikel-artikel, dan bahan-bahan penerbitan lainnya, yang mempunyai hubungan dengan sebuah karya ilmiah.

Tujuan Daftar Pustaka
Sebuah daftar pustaka memberikan deskripsi yang penting tentang buku, artikel, majalah, harian itu secara keseluruhan. Tujuannya adalah agar pembaca yang ingin mengetahui lebih dalam informasi yang ada dalam karya ilmiah tersebut dapat mencarinya dengan bantuan daftar pustaka.

Contoh Daftar Pustaka

a. Dengan seorang pengarang
Hockett. Charles F. A Course in Modern Linguistics. New York: The Mac Millan Company. 1963.
b. Buku dengun dua atau tiga pengarang
Oliver. Robert T.. and Rupert L. Cortright. New Training for Effective Speech. New  York: Henry Holt and Company, Inc.,1958
c. Buku dengan banyak pengarang
Morris, Alton C. et. al. College English, the First Year. New York : Harcourt, Brace & World. Inc., 1964
d. Buku yang terdiri dari dua jilid atau lebih
Intensive Course in English. 5 vols. Washington: English Language Service. inc.. 1964.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Perencanaan Penulisan Karangan Ilmiah

Dalam menyusun sebuah karangan ilmiah terdapat berbagai faktor yang harus diperhatikan sebelum membuat sebuah karangan ilmiah. Berikut ini adalah pembahasan mengenai faktor-faktor yang perlu diperhatikan dalam membuat sebuah karangan ilmiah :

A. Pemilihan Topik
Pemilihan topik yang tepat, akan menunjukan tingkat cakupan dari sebuah penelitian yang akan dibahas. Topik yang diangkat biasanya, akan mempengaruhi minat pembaca apakah karangan ilmiah ini menarik atau tidak untuk dibaca.

B. Pembahasan Topik
Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam membuat pembahasan topik :

  • menampilkan informasi latar belakang,
  • menampilkan ringkasan hasil/temuan penelitian,
  • memberikan komentar apakah hasil penelitian sesuai dengan hipotesis,
  • menghubungkan dengan hasil penelitian terdahulu,
  • menjelaskan hasil yang diperoleh, terutama jika hasil tersebut tidak memuaskan,
  • membuat generalisasi dari hasil yang diperoleh (implikasi),
  • memberikan rekomendasi untuk penelitian selanjutnya.

C. Pemilihan Judul

Bagi pembaca judul akan dianggap mewakili bobot sebuah hasil penelitian yang akan ditulis, bahkan merupakan gambaran mutu tulisan yang akan ditulis. Secara umum, kriteria judul yang baik adalah:

  1. Topik yang diteliti mengandung masalah yang tidak terlalu luas dan tidak terlalu sempit. Lebih baik kalau topik yang diajukan lebih spesifik, menarik, dan aktual secara akademik dan secara praktis.
  2. Belum banyak diteliti orang lain. Kalaupun sudah ada penelitian lain, studi ini mengambil sisi lain, sisi tertentu, yang selama ini tidak memperoleh perhatian.
  3. Diungkapkan dalam kalimat yang simpel, tetapi mampu menunjukkan dengan jelas independent variable dan dependent variable-nya.
  4. Judul harus dapat menunjukkan problematik yang terkandung di dalam tema yang akan diteliti.
  5. Sebaiknya judul dibuat dengan kalimat ganda. Kalimat pertama bersifat umum yang kemudian diikuti dengan ungkapan yang menunjukkan fokus persoalan yang dikaji.

D. Menentukan Tujuan Penelitian
Tujuan penelitian adalah suatu pernyataan tentang informasi apa saja yang akan dicari dan perlu didalami melalui penelitian tersebut. Pada hakikatnya tujuan penelitian mencakup beberapa atau salah datu hal berikut ini :

  1. Menambah struktur pengetahuan.
  2. Mengembangkan metode penelitian.
  3. Menghasilkan informasi untuk perencanaan, pengambilan keputusan, dan formulasi kebijakan. 
  4. Mengevaluasi program.
  5. Meramalkan perilaku individu ataupun kelompok.

E. Menentukan Kerangka Karangan (Outline)

Di dalam bahasa Indonesia untuk membuat suatu penulisan ilmiah harus membuat Outline (Kerangka karangan) dimaksudkan agar penulisan ilmiah tersebut terarah dan sesuai dengan yang diharapkan karena kerangka karangan merupakan suatu rencana kerja yang memuat garis-garis besar dari suatu karangan atau tulisan yang akan ditulis atau dibahas,susunan sistematis dari pikiran-pikiran utama dan pikiran-pikiran penjelas yang akan menjadi pokok tulisan.

  • Penyusunan outline (kerangka karangan) secara garis besar dapat dilakukan dengan menggunakan pola alamiah dan pola logis.
  • Macam–macam outline ( kerangka karangan ) dapat berdasarkan atas : sifat rinciannya dan berdasar perumusan teksnya.
  • Syarat outline ( kerangka karangan ) yang baik adalah sebagai berikut :
  • Tesis atau pengungkapan harus jelas.
  • Tiap unit hanya mengandung satu gagasan.
  • Pokok-pokok dalam kerangka karangan harus disusun secara logis, sehingga rangkaian ide jelas.
  • Harus menggunakan simbol yang konsisten.


F. Langkah-langkah Penulisan Karya Ilmiah

1. Pemilihan Topik/Masalah Untuk Karya Ilmiah
    Pemilihan topik untuk karya tulis ilmiah dapat dilakukan dengan cara merumuskan tujuan, menentukan topik dan melakukan penelusuran terhadap topik tersebut. Dengan melakukan ketiga cara tersebut maka akan diperoleh rumusan topik atau permasalahan yang jelas dan spesifik.

2. Mengindentifikasi Pembaca Karya Ilmiah

    Sebelum Anda memulai menulis, ada baiknya Anda harus mengidentifikasi siapa kira-kira yang akan membaca tulisan Anda tersebut. Hal ini penting, karena dengan mengetahui latar belakang pengetahuan dan minat pembaca, akan mempermudah Anda di dalam mengorganisasikan materi sajian dan cara penyampaian. Selain itu, fokus pembicaraan pun menjadi semakin jelas dan spesifik.

3. Menentukan Cakupan Isi Materi Karya Ilmiah
    Cakupan materi itu sangat ditentukan oleh rumusan tujuan yang jelas dan pengidentifikasi calon pembaca tepat. Jika Anda tidak mengetahui siapa yang akan membaca tulisan Anda, maka otomatis Anda tidak akan bisa menunjukan cakupan materi yang akan dibahas. Akibatnya, akn sulit bagi Anda untuk memilih dan memilih bahan pustaka, data atau informasi yang dibutuhkan pada saat melakukan tahap pengumpulan data atau informasi untuk tulisan.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Alinea


Pengertian  Alinea
Alinea adalah satu kesatuan pikiran, satu kesatuan yang lebih tinggi dari sebuah kalimat yg merupakan himpunan yang saling berkaitan untuk membuat sebuah gagasan dari sang penulis. Dari pembentukan sebuah alinea harus mempunyai tujuan dimana sang penulis harus menceritakan idenya kedalam suatu cerita dan menegaskan perhatian secara wajar diakhir kalimat.


Tujuan Pembentukan Alinea


1. Menyalurkan penjelsan ide-ide atau gagasan pikiran secara detail karena terdiri dari ide pokok dari penjelsan ide dan juga paragraf merupakan bagian atau petaan-petaan dalam wacana.

2. Memisahkan dan menegaskan perkataan secara wajar dan formal, untuk memungkinkan kita berhenti lebih lama daripada perhatian pada akhir kalimat. Dengan perhentian yang lebih lama ini, konsentrasi terhadap tema alinea lebih terarah.

 3. Memudahkan pengertian dan pemahaman dengan menceraikan suatu tema dari tema yang lain. Oleh sebab itu alinea hanya boleh mengandung suatu tema, bila terdapat dua tema, maka dipecahkan menjadi dua alinea.

Macam-macam Alinea

- Berdasarkan Tujuannya

Alinea pembuka : Alinea pembuka biasanya memiliki sifat ringkas menarik, dan bertugas menyiapkan pikiran pembaca kepada masalah yang akan diuraikan.

Alinea penghubung : Alinea penghubung berisi inti masalah yang hendak disampaikan kepada pembaca. Secara fisik, paragraf ini lebih panjang dari pada alinea pembuka.

Alinea penutup :
Alinea penutup biasanya berisi simpulan (untuk argumentasi) atau penegasan kembali (untuk eksposisi) menenai hal-hal yang dianggap penting.

- Berdasarkan letak kalimat utama

Paragraf Deduktif
Letak kalimat utama di awal paragraf dimulai dengan pernyataan umum disusun dengan uraian atau penjelasan khusus.

Paragraf Induktif
Letak kalimat utama di akhir paragraf. diawali dengan uraian/penjelasan bersifat khusus dan diakhiri dengan pernyataan umum.

Paragraf Campuran

Letak kalimat utama di awal dan di akhir paragraf kalimat utama yang terletak di akhir bersifat penegasan kembali, dengan susunan kalimat yang agak berbeda.


Contoh Alinea

Perubahan telah terjadi pada industri tradisional.Berbagai jenis peralatan produk baru seperti mesin potong, mesin pres, mesin bor, mesin bubut mesin las kini telah meningkat kapasitasnya dengan berlipat ganda. Kapasitas mesin potong pada industri modern telah banyak meningkat sebanyak ribuan kalilipat selama 1900-an. Hal ini dimungkinkan karena telah ditemukannya logam yang tetap keras meskipun dioprasikan dalam kecepatan sangat tinggi. Disamping itu, telah tercipta pula mesin-mesin peralatan yang sangat kuat untuk mendukung proses tersebut. Ide pokok pada paragraph diatas dikembangkan dngan menggunakan contoh.ide pokok terdapat pada bagia awal jadi alinea ini juga merupakan alinea deduktif.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS